Minggu, 18 Juni 2017

Blanja, Situs E-commerce Muda Indonesia

Unknown


Kemajuan teknologi telah mempengaruhi semua sektor kehidupan masyarakat. Muali dari transportasi hingga kegiatan jual beli. Kegiatan jual beli pada mulanya memerluka penjual dan pembeli untuk bertemu dalam satu tempat untuk melakukan transaksi. Namun, dengan adanya perkembangan teknologi, hal tersebut sudah tidak diperlukan lagi. Melalui internet, kegiatan dan transaksi jual beli dapat dilakukan dimana saja. Dengan perkembangan ekonomi masyarakat Indonesia yang pesat, dan juga didukung oleh kemajuan teknologi dan kemauan masyarakat untuk bersaing dengan perkembangan yang terjadi, maka perubahan kegiatan ekonomi sudah tidak terelakkan. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan beberapa situs belanja online atau e-commerce yang pesat di Indonesia. Banyak masyarakat yang telah memilih untuk berbelanja secara online daripada mengunjungi toko fisik, mengingat kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan. Salah satu situs belanja online yang ikut tumbuh bersama kegiatan ekonomi masyarakat tersebut ialah Blanja.

Perkembangan Blanja Sebagai Situs E-commerce Indonesia
Blanja dengan situsnya berdomain Blanja.com, merupakan situs belanja yang didirikan dengan kerja sama Telkom Indonesia dan Ebay, situs belanja online terbesar di dunia. Blanja masih tergolong pemain baru dalam dunia e-commerce Indonesia. Akan tetapi, mitra gandengnya yaitu Ebay yang terkenal dan terpercaya secara global, maka Blanja lebih dari berpotensi untuk mengembangkan sayapnya untuk menjadi key player dalam dunia e-commerce Indonesia.
E-commerce Blanja sendiri sudah didirikan pada tahun 2012 lalu namun baru launching pada tahun 2014. Diusianya yang baru 3 tahun, Blanja sudah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Mulai dari ekspansi karyawan dengan jumlah 14 orang menjadi 150 orang, sampai dengan meningkatnya jumlah seller yang menggunakan Blanja sebagai tempat berjualan secara online. 

Pada tahun 2017 ini, Blanja melakukan rebranding. Mulai dari interface situs sampai dengan tampilan logo dari warna biru menjadi warna merah. Selain rebranding, Blanja juga bertekad untuk mengejar posisi 5 besar key player e-commerce Indonesia. CEO Blanja sendiri mengatakan bahwa setelah 2 tahun beroperasi, saat ini merupakan saat yang tepat untuk tancap gas untuk mengejar posisi 5 besar tersebut. Dalam kurun waktu 2 tahun tersebut, CEO Blanja mengakui bahwa perusahaannya selama ini sedang melakukan persiapan untuk membangun pondasi yang kuat untuk terjun lebih dalam demi mengembangkan sayap dalam dunia bisnis e-commerce Indonesia. Selain menargetkan tempat 5 besar, Blanja juga membidik target untuk dapat mencapai target transaksi sebesar 2 triliun rupiah.

Rebranding yang dilakukan Blanja juga diharapkan untuk dapat menggaet awareness masyarakat terhadap situs belanja online kolaborasi Telkom Indonesia dan Ebay ini. Blanja sangat sadar bahwa persaingan di dunia e-commerce Indonesia semakin ketat, sehingga memutuskan untuk tancap gas melalui rebranding.

Tentang Penulis

Unknown / Author & Editor

Sorry gan, ini bukan foto saya, kalo wajah saya seganteng ini, pasti udah banyak cewek nih naksir ane

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.